Berita PMII

PMII Barito Kuala Soroti Sikap Pejabat yang Buka Puasa Tanpa Kepedulian pada Pedagang Terdampak Hujan

PMII Barito Kuala Soroti Sikap Pejabat yang Buka Puasa Tanpa Kepedulian pada Pedagang Terdampak Hujan
Barito Kuala — Di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat dan hujan yang mengguyur wilayah Barito Kuala, sejumlah pedagang kecil justru harus menghadapi kerugian karena dagangan mereka sepi pembeli. Ironisnya, di saat yang sama, sejumlah pejabat pemerintah terlihat menggelar acara buka puasa bersama di lokasi yang berdekatan dengan para pedagang tersebut, namun tanpa ada upaya nyata untuk membeli atau memberdayakan dagangan masyarakat yang terdampak.

Situasi ini menuai sorotan dari berbagai kalangan, termasuk dari Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Barito Kuala. PMII menilai bahwa momen Ramadan seharusnya menjadi ruang memperkuat empati dan keberpihakan terhadap rakyat kecil, terutama saat mereka sedang mengalami kesulitan akibat faktor cuaca dan ekonomi.

Wakil Ketua I PC PMII Kabupaten Barito Kuala, Pinky Manarul Alam, menyampaikan bahwa pejabat publik semestinya tidak hanya hadir secara seremonial di tengah masyarakat, tetapi juga menunjukkan kepedulian yang konkret.

“Sebagai pejabat publik, kehadiran di tengah masyarakat bukan sekadar simbol atau agenda seremonial. Ketika para pedagang sedang mengalami musibah akibat hujan dan dagangan mereka terancam merugi, sudah seharusnya ada bentuk empati nyata. Jangan sampai kegiatan buka puasa bersama justru terkesan abai terhadap kondisi masyarakat sekitar.”

Ia menambahkan bahwa keberpihakan terhadap pelaku usaha kecil harus diwujudkan dalam tindakan sederhana namun bermakna, seperti membeli dagangan mereka atau melibatkan pedagang lokal dalam penyediaan konsumsi kegiatan.

“Ramadan adalah momentum kepedulian. Jika pejabat hadir di tengah masyarakat, maka kehadiran itu harus membawa manfaat. Membeli dagangan pedagang kecil bukan soal nilai rupiah semata, tetapi tentang keberpihakan dan rasa tanggung jawab sosial.”

PMII Barito Kuala berharap peristiwa ini menjadi evaluasi bersama agar ke depan setiap kegiatan pemerintah benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat kecil, terutama para pedagang yang menggantungkan hidup pada penghasilan harian.

Bagikan Berita Ini